https://kotabaru.times.co.id/
Berita

Ahlan Wasahlan Ya Syahru Sa'ban: Ketika Bulan Sya'ban Datang Tanpa Promosi

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:13
Ahlan Wasahlan Ya Syahru Sa'ban: Ketika Bulan Sya'ban Datang Tanpa Promosi bulan Sya’ban menjadi momen penting untuk merenung dan mempersiapkan diri menghadapi bulan Ramadhan yang penuh berkah.

TIMES KOTABARU, JAKARTA –  

Bulan Sya'ban sering disebut sebagai "bulan yang datang tanpa promosi" karena tidak sebanyak bulan Ramadhan yang selalu ramai diperbincangkan dan disiapkan jauh-jauh hari. Namun, kehadirannya yang terasa "tenang" tidak mengurangi kedudukan dan keutamaan yang dimilikinya.

Justru dengan kedatangannya yang sederhana, bulan Sya’ban menjadi momen penting untuk merenung dan mempersiapkan diri menghadapi bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Mengapa Disebut "Tanpa Promosi"?

- Kurangnya Sorotan Publik: Berbeda dengan Ramadhan yang banyak dijadikan tema acara, promosi bisnis, atau kampanye sosial, bulan Sya’ban cenderung datang dengan lebih tenang. Tidak banyak iklan atau acara besar yang secara khusus mengangkat bulan ini sebagai fokus utama.

- Kehidupan Berjalan Normal: Banyak masyarakat yang masih menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa, tanpa menyadari bahwa bulan yang penuh keutamaan telah tiba di tengah-tengah mereka.

- Peran Sebagai "Jembatan": Sya’ban berperan sebagai jembatan antara bulan-bulan biasa dengan Ramadhan. Seperti jembatan yang sering tidak diperhatikan namun sangat penting, bulan ini menjadi waktu persiapan yang krusial namun sering terlupakan.

Keutamaan Bulan Sya’ban yang Jarang Diketahui

- Malam Lailatul Bara’ah: Salah satu keutamaan utama adalah malam Lailatul Bara’ah yang jatuh pada tanggal 15 Sya’ban. Malam ini disebut sebagai malam pembebasan dari dosa, di mana Allah SWT mengampuni dosa hamba-hamba-Nya yang bertaubat dan memberikan keberkahan yang besar.

- Waktu Persiapan Ramadhan: Bulan Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk melatih diri dalam beribadah, menata keuangan, dan menyusun program ibadah Ramadhan. Banyak ulama menganjurkan untuk mulai berpuasa secara bertahap, memperbanyak bacaan Al-Qur'an, dan meningkatkan amal ibadah di bulan ini

- Amalan yang Diberi Pahala Lebih Besar: Rasulullah SAW bersabda bahwa amalan yang dilakukan di bulan Sya’ban akan mendapatkan pahala yang lebih besar karena merupakan persiapan untuk Ramadhan. Setiap kebaikan yang dilakukan akan menjadi bekal yang berharga ketika memasuki bulan suci.

Bagaimana Menyambut Bulan Sya’ban dengan Baik?

- Memperbanyak Puasa: Rasulullah SAW senantiasa berpuasa pada bulan Sya’ban kecuali beberapa hari tertentu. Puasa di bulan ini membantu kita melatih kesabaran dan menyiapkan lambung untuk puasa Ramadhan.

- Baca Al-Qur'an Secara Teratur: Meningkatkan frekuensi membaca dan mempelajari Al-Qur'an, sehingga ketika Ramadhan datang, kita sudah memiliki ritme yang baik dalam menghadapi ibadah tilawah.

- Bertaubat dan Memperbaiki Hubungan: Bulan Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk bertaubat secara sungguh-sungguh, meminta maaf kepada orang lain, dan memperbaiki hubungan dengan keluarga, teman, dan sesama masyarakat.

- Menyusun Rencana Ramadhan: Membuat daftar program ibadah yang ingin dilakukan di Ramadhan, seperti jadwal tarawih, tadarus, sedekah, dan kegiatan sosial lainnya. Hal ini membantu kita tidak terburu-buru ketika bulan Ramadhan tiba.

- Mendidik Keluarga dan Lingkungan: Meskipun bulan Sya’ban datang tanpa promosi, kita bisa menjadi "penyelenggara promosi" dengan mengajak keluarga dan tetangga untuk menyambutnya dengan baik, sehingga keberkahan bulan ini dapat dirasakan bersama-sama.
 
Bulan Sya’ban yang datang tanpa promosi justru menjadi pengingat bagi kita bahwa keberkahan tidak selalu datang dengan kemeriahan yang mencolok. Kadang-kadang hal-hal yang paling berharga datang dengan cara yang sederhana dan tenang. 

"Ahlan Wasalan Ya Sahru Sa'ban" bukan hanya ucapan sapaan, tetapi juga janji kita untuk menyambutnya dengan hati yang siap menerima keberkahan dan mempersiapkan diri menghadapi bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.

Mari kita jadikan kedatangan bulan Sya’ban sebagai awal dari perubahan yang baik, baik dalam ibadah maupun dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ketika Ramadhan tiba, kita sudah siap untuk meraih berkah yang melimpah.

Doa-doa Khusus Bulan Sya’ban

1. Doa Menyambut Bulan Sya’ban

اللَّهُمَّ أَوْصِعْنَا بِشَهْرِ شَعْبَانَ الْمُبَارَكِ، وَاجْعَلْهُ لَنَا شَهْرًا تَوْبَةٍ وَتَقْوَى وَإِيمَانٍ وَإِحْسَانٍ، وَاجْعَلْنَا مِنْ أَهْلِهِ وَأَصْحَابِهِ، وَتَسَلَّمْ بِنَا إِلَى شَهْرِ رَمَضَانَ الْمُبَارَكِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

"Ya Allah, limpahkanlah kepada kami berkah bulan Sya’ban yang mulia. Jadikanlah bulan ini bagi kami sebagai bulan bertaubat, bertaqwa, beriman, dan berbuat baik. Jadikanlah kami termasuk orang-orang yang menghargainya dan mengamalkan kebaikannya. Dan terimalah kami dengan selamat hingga datang bulan Ramadhan yang mulia, wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.

2. Doa pada Malam Lailatul Bara’ah (15 Sya’ban)

Doa Utama yang Dianjurkan:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai orang yang mengampuni, maka ampunilah aku."

Doa Istijmar untuk Lailatul Bara’ah:

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قِيَامُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَيُّ الَّذِي لَا يَمُوتُ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِينَ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْمَلِكُ الْحَقُّ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَاغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ، دَقِيقَهُ وَجَلِيلَهُ، أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ، وَعَالِيَهُ وَسَفِلَهُ

"Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkau adalah Penyangga langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Segala puji bagi-Mu, Engkau adalah Cahaya langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Segala puji bagi-Mu, Engkau adalah Yang Hidup Kekal Abadi. Segala puji bagi-Mu, Engkau adalah Tuhan semesta alam. Segala puji bagi-Mu, Engkau adalah Raja yang Maha Benar. Tidak ada tuhan selain Engkau, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Ya Allah, berikanlah berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan ampunilah dosaku semuanya – baik yang kecil maupun yang besar, yang pertama maupun yang terakhir, yang tampak maupun yang tersembunyi."

3. Doa Saat Berpuasa di Bulan Sya’ban

اللَّهُمَّ إِنِّي صَامْتُهُ عَلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيم

"Ya Allah, sesungguhnya aku berpuasa karena Engkau, aku menghadapkan wajahku kepada Yang Mencipta langit dan bumi dengan lurus agama Islam, dan aku bukan termasuk orang-orang musyrik. Ya Allah, terimalah puasaku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

4. Doa Meminta Keberkahan untuk Keluarga di Bulan Sya’ban

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَهْرِ شَعْبَانَ، وَارْزُقْنَا تَوْبَةً نَافِعَةً، وَارْزُقْنَا لِجَمِيعِ أَهْلِ بَيْتِنَا التَّقْوَى وَالْإِيمَانَ وَالْبَرَكَةَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، يَا رَبَّنَا

"Ya Allah, berikanlah berkah kepada kami di bulan Sya’ban, berikanlah kepada kami taubat yang bermanfaat, dan berikanlah kepada seluruh anggota keluarga kami kesalehan, iman, dan berkah di dunia dan akhirat, wahai Tuhan kami. (*)

oleh: H.Imam Kusnin Ahmad SH. Ketua Ta'mir Masjid Al-Musthofa Udanawu Blitar.

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Kotabaru just now

Welcome to TIMES Kotabaru

TIMES Kotabaru is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.